Pembangunan IndonesiaSentris: Meneropong Kapitalisme di Maluku
Oleh:Rudi Hartono Di Maluku, keberadaan kapitalisme di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak beberapa abad yang lalu. Bisa kita telusuri jejaknya pada masa penjajahan bangsa Eropa…
Oleh:Rudi Hartono Di Maluku, keberadaan kapitalisme di wilayah tersebut sudah berlangsung sejak beberapa abad yang lalu. Bisa kita telusuri jejaknya pada masa penjajahan bangsa Eropa…
Oleh: Abdurrachman Sofyan (Peneliti Intrans Institute) Hak asasi manusia pasti melekat dan tidak dapat terpisahkan (Smith, Dkk: 2008, Alkatiri: 2010. Nasution: 2014). Kira-kira begitu tagline besar dari…
Oleh: Haris Samsuddin (Peneliti Intrans Institute) Meskipun masih lima bulan lagi menunggu pergelaran Pilkada serentak gelombang ketiga, dinamika politik di Maluku Utara (Malut) bisa dibilang…
Namanya Pak Ronto. Sudah tiga kali diusir dari tempat tinggalnya. Di tempat kelahirannya, ia diusir TNI AL lantaran area itu ditetapkan sebagai area markas dan…
Oleh: Robiatul Adawiyah (Mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum UIN Malang) Kekerasan terhadap kaum perempuan di Indonesia masih tergolong tinggi. Berdasarkan Catatan Tahunan (CATAHU) Komnas Perempuan,…
Oleh:Rudi Hartono(Mahasiswa MPI UIN Malang) Konflik pembangunan di Kulon Progo merupakan konflik yang diciptakan oleh kapitalisme kontemporer. Dalam konflik tersebut, benang merah yang dapat kita…
Oleh: Novrianus Bunga (Peneliti Intrans Institute) Potret Wajah Politik Lokal Masa Kini Pasca jatuhnya sang penjagal yang berkuasa selama 32 tahun, dan setelah disahkannya Undang-undang…
Oleh:In’amul Mushoffa(Deputi Direktur Intrans Institute & Pegiat FNKSDA Malang Raya) Banyak orang memiliki kesan bahwa koperasi tak ubahnya seperti bentuk usaha bisnis lainnya: sama-sama profit oriented.…
Oleh Haris Samsuddin[1] Dalam sebuah negara demokratis, civil society merupakan penyangga utama tegaknya demokrasi. Kehadirannya (civil society) ibarat oksigen, yang tanpanya demokrasi tak akan tumbuh dan berkembang dengan baik.…
Abdul Hafidz Ahmad(Peneliti Intrans Institute) Seluruh penonton di stadion sepakbola tiba-tiba berdiri. Sambil mengibar-ngibarkan bendera, mereka bernyanyi:“Tiranos temblad!” (Gemetarlah dikau, para tiran!). Para jenderal militer sontak…